Nobody Can Bring Us Down…” – My Generation, 2017

Ungkapan Kids Zaman Now digunakan untuk menggambarkan generasi milenial saat ini yang dianggap terlalu cepat dewasa. Perilaku-perilaku yang dianggap berlebihan atau tidak biasa yang sering ditunjukan oleh kaum milenials saat ini sebenarnya bukan hal yang luar biasa karena tiap generasi punya punya perilaku uniknya masing-masing.

Yang menarik adalah soal bagaimana responnya, terlebih dari orang tua yang kadang sulit memahami Kids Zaman Now yang mulai kritis, kreatif, open minded. Orang tua akan sulit menerima itu karena tidak mampu beradaptasi dengan zaman. Cara-cara kreatif dalam mendidik dilupakan dan diganti dengan tekanan yang malah akan membuat para kids zaman now balik melawan.

Gambaran-gambaran problem kids zaman now ini coba diangkat ke layar film berjudul “My Generation”, besutan sutradara nyentrik Upi Avianto. Di film ini mbak Upi menjadi penulis skenario sekaligus sutradaranya. Menggandeng 4 bintang baru yang menjadi pemeran utama tentu ini menjadi hal yang baru dan berani untuk sutradara yang sukses dengan film-film bertema remaja lainnya seperti Realita Cinta and Rock&Roll dan 30 Hari Mencari Cinta.

Poster My Generation
instagram.com/upirocks

Film yang bisa dibilang berani dan kontroversial ini bercerita tentang 4 anak SMA yang gagal pergi liburan karena video buatan mereka yang memprotes guru, sekolah dan orang tua menjadi viral di sekolah mereka. Hingga mereka dihukum tidak boleh pergi liburan.

Liburan sekolah mereka yang terkesan tidak istimewa, akhirnya justru membawa mereka pada kejadian-kejadian dan petualangan yang memberi pelajaran sangat berarti dalam kehidupan mereka.

4 Problem Kids Zaman Now di 4 Karakter

Dalam film ini ada 4 problem remaja yang dialami oleh 4 karakter utamanya. Masing-masing menghadapi masalahnya sendiri dan coba mencari jalan keluarnya.

Krisis kepercayaan diri.

Dalam masa pencarian jati dirinya Kids Zaman Now mengalami krisis kepercayaan diri, problem ini yang dialami oleh karakter SUKI, cewek paling cool diantara teman-temannya. Krisis kepercayaan diri yang dialami suki semakin besar seiring dengan sikap orang tuanya yang selalu berpikiran negatif padanya.

Labeling yang diterima dari orang tua.

Terkadang orang tua memberikan labeling ke anaknya sendiri seperti yang terjadi pada ZEKE, pemuda rebelious tapi juga easy going yang sangat loyal pada sahabat-sahabatnya. Zeke merasa kedua orang tuanya tidak mencintainya dan tidak menginginkan keberadaannya. Untuk menyembuhkan luka yang dipendamnya, Zeke harus berani mengkonfrontasi orang tuanya dan membukan pintu komunikasi yang selama ini terputus diantara mereka.

Pubertas.

Pubertas para remaja, masa-masa dimana mereka mengalami perubahan-perubahan dalam hidupnya.  KONJI sebagai pemuda polos dan naif, tengah mengalami diema dengan masa pubertasnya, ia merasa ditekan oleh aturan orangtuanya yang sangat over protective. Hingga ada satu peristiwa yang membuatnya shock, peristiwa yang membuat kepercayaannya pada orang tuanya hilang.

Kesetaraan Gender.

Kids Zaman Now sudah paham soal ini, seperti ORLY, perempuan yang kritis dan berprinsip dan ia sedang dalam masa pemberontakan akan kesertaraan gender dan hal-hallain yang melabeli kaum perempuan. Orly berusaha mendobrak dan menghancurkan label negatif yang sering diberikan kepada perempuan.

Film MY GENERATION yang akan tayang pada 9 NOVEMBER 2017  yang mengangkat problematika remaja milenials ini tentu menjadi hal yang menarik, untuk mengerti kids zaman now kita harus bisa memahami cara pandang mereka dan cara mereka menyelesaikan masalah. 🙂

Iklan

3 thoughts on “Problem Kids Zaman Now dalam Film My Generation

Abis baca-baca gak mau komentar dulu nih? Sinilah.. diskusi kita. :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s