[REVIEW] ALIBABA – Kerajaan Yang Dibangun Oleh Jack Ma

Selama ini Mark Zuckerberg adalah satu-satunya CEO favorit saya, pencapaiannya bersama facebook adalah hal yang luar biasa dan mengagumkan mengingat dia memulainya di usia yang masih sangat muda. Tapi kekaguman saya pada Mark lebih karena saya banyak membaca artikel tentangnya dan menonton film Social Network yang bercerita tentang perjalanan facebook.

Sebulan yang lalu saya membeli sebuah buku biografi tentang Jack Ma, pendiri Alibaba. Saya sebenarnya orang yang jarang beli buku biografi, suka baca biografi tokoh tapi jarang membeli bukunya. Mungkin karena saya bingung harus membeli buku biografi tentang siapa, semua tokoh pasti punya kisah hidup yang menarik. Tapi dari banyak pencapaian tokoh-tokoh itu saya sangat tertarik dengan tokoh ini, sang pendiri Alibaba.

IMG_1197.JPG

Judul Buku: ALIBABA- Kerajaan yang Dibangun oleh Jack Ma

Penulis: Duncan Clark

Alih Bahasa: Suryo Waskito

Penerbit Indonesia: PT. Elex Media Komputindo

Tahun Terbit (Versi Asli): 2016

Jack Ma dengan nama China Ma Yun, quote-quotenya banyak kita temukan di sosial media, dan cerita yang paling terkenal adalah tentang Jack Ma yang mencoba melamar ke KFC di China tapi ditolak, ngenesnya dari 24 pelamar hanya Jack Ma yang tidak diterima. Ini sakitnya kayak ditinggal wisuda sama teman-teman seangkatan. ouch!.

Buku ini ditulis oleh Duncan Clark, yang sebenarnya juga agak ngenes. Tahun 2000 Jack Ma pernah menawari Duncan Clark untuk membeli beberapa ratus ribu saham Alibaba dengan harga murah (30 sen/saham) sebagai balasan karena telah menjadi penasehat keuangan Alibaba di tahun-tahun awal Alibaba. Hingga tenggat waktu pembelian saham habis (awal tahun 2003) dan saat itu Alibaba sedang mengalami masa-masa sulit, Duncan Clark memutuskan untuk tidak membeli saham Alibaba dan kehilangan potensi kekayaan sebesar 30 juta dollar. Di halaman pengantar buku ini Duncan Clark mengatakan Buku ini sebagai pengobat rasa sakit hatinya karena melewatkan kesempatan besar itu. πŸ˜€

Wait, sebelum kamu baca review buku ini. Kamu tahu Alibaba? atau baru dengernya sekarang? Tapi Jack Ma tahu kan? Cina, tau? 😐

Alibaba adalah perusahaan raksasa internet asal Cina, mereka memecahkan rekor dengan mengumpulkan US$25 miliar lewat penjualan saham perdananya atau IPO, dan merupakan nilai terbesar sepanjang sejarah IPO, mengalahkan Google dan Facebook. Jadi bisa dibilang saat ini Jack Ma adalah salah satu orang terkaya di Asia. Jack Ma dan Alibaba punya banyak investasi di banyak sektor, mungkin inilah kenapa judul bukunya kerajaan yang dibangun Jack Ma.

IMG_20170630_124035_586

Buku yang aslinya berjudul ALIBABA – The House That Jack Ma Built ini terdiri dari 340 halaman. Berkisah tentang awal mula Jack Ma membangun Alibaba. Tidak jauh beda memang dengan buku-buku biografi lainnya yang menceritakan saat mereka terpuruk dan kemudian menjadi seorang kaya raya. Tapi buku ini tidak hanya bicara tentang itu, ada banyak hal soal membangun bisnis, sejarah kebangkitan ekonomi Cina khususnya di bidang internet dan juga banyak nilai yang bisa kita pelajari dari seorang Jack Ma.

Jack Ma adalah seorang guru bahasa inggris yang punya mimpi besar untuk membangun perusahaan internet di Cina yang bahkan saat itu internet adalah hal yang baru bagi Cina. Jack memulai dengan situs ChinaPages setelah dia bertemu dengan temannya di Amerika Serikat. Situs ini adalah semacan situs informasi untuk usaha-usaha di Cina. Menjalankan situs itu bukan hal yang mudah, untuk mengisi datanya Jack harus mengirimkan lewat pos dan kemudian temannya di Amerika akan mempostingnya di situsnya, karena saat itu akses internet dan komputer di Cina sangat terbatas.

Setelah ChinaPages gagal karena memakan biaya yang begitu besar dan juga tidak menguntungkan, Jack beralih ke situs jual beli online, dari sinilah petualangan seorang Jack Ma di bisnis internet dimulai. Cina dengan jumlah penduduknya yang mencapai 1 Milyar orang tentu adalah pasar yang besar. Tantangan Jack Ma saat itu adalah internet yang belum dikenal luas di Cina.

Salah satu bagian menarik dari buku ini adalah saat Jack Ma mengumpulkan tim pertama Alibaba dan menyampaikan semacam pidato tentang bagaimana Alibaba di masa depan. Dan pidato tanggal 21 februari 1999 itu ada dokumentasinya dan bisa ditonton di Youtube.

“Jack mengadakan pertemuan pada tanggal 21 Februari 1999 di apartemen Lakeside Gardens (Huan Huayuan) miliknya di Hangzhou. Dengan keyakinan bahwa bisnisnya akan sukses, ia meminta agar pertemuan itu direkam. Anggota timnya duduk membentuk setengah lingkaran mengelilingi Jack. Beberapa di antara mereka mengenakan baju tebal untuk melindungi tubuh dari udara dingin dan lembab di apartemen itu, ‘Dalam 5-10 tahun ke depan, Alibaba mau dibawa ke mana?’ Jack menjawab sendiri pernyataannya itu dengan mengatakan bahwa, ‘Pesaing kita tidak berada di Cina, tapi di Silicon Valley……. Kita harus menempatkan Alibaba sebagai situs web berkelas internasional.’ ”
-hal. 107-

Segitiga Besi

Segitiga Besi adalah faktor kenapa Alibaba bisa sukses, Alibaba sukses di Cina karena menguasai 3 sektor ini. Sektor e-commerce, sektor logistik dan sektor finansial. Alibaba merubah cara penduduk Cina berbelanja menjadi online. Pada masa jayanya bahkan Alibaba menguasai 80% penjualan online di negeri tirai bambu itu.

Cerita menarik lainnya adalah persaingan Ebay dan Alibaba. Ebay adalah salah situs e-commerce terbaik dan terbesar di dunia tapi hanya di Cina mereka kalah bersaing dengan Alibaba. Lalu juga ada Yahoo yang tumbang di Cina, Google yang juga menyerah karena regulasi di Cina yang membatasi penyebaran informasi. Jangan heran kenapa di Cina tidak ada Google atau Youtube, mereka punya situs semacam itu tapi yang dibuat oleh developer lokal.

Di buku ini kita tidak hanya melihat bagaimana perkembangan Alibaba dan Jack Ma tapi juga tentang pertumbuhan perusahaan internet di Cina, fakta menarik soal perusahaan internet Cina yang malah bertumbuh saat mereka sedang menghadapi serbuan virus SARS yang menelan banyak korban jiwa. Karena saat itu semua perkantoran diliburkan, warga terisolasi di rumahnya masing-masing jadi banyak yang menggunakan situs milik Alibaba untuk membeli keperluan-keperluan rumah tangga.

September 2016, saat Presiden Jokowi bertandang ke kantor Alibaba Jack Ma ditawarkan untuk menjadi penasehat e-commerce Indonesia, bisnis e-commerce Indonesia memang sedang berkembang, nilai transaksi e-commerce seperti BukaLapak dan Tokopedia bisa mencapai 1 Milyar per hari. Pengalaman Jack Ma tentu akan sangat membantu bisnis e-commerce di Indonesia.

Satu yang saya agak kesel saat membaca buku ini adalah catatan kaki yang bukan ditulis di halaman bawah buku tapi ditaruh di halaman terakhir. Ada tuh setiap kita baca kata-kata yang kita gak ngerti terus ditaruh nomor kayak giniΒΉΒ²Β³, dan di halaman bawah ada penjelasannya. Setiap baca kata dan orang atau perusahaan yang belum saya pernah dengar sebelumnya saya akan mencarinya di Google biar bisa relate dengan isi buku, ternyata eh ternyata penjelasannya ada di halaman belakang. Jadi kalau kamu mau baca buku ini, alangkah baiknya juga sering membaca keterangan-keterangan di halaman terakhir buku ini biar bisa ngerti. Buka Google juga gak masalah kok, jadi bisa langsung lihat tokoh-tokoh yang dibicarakan di buku ini. πŸ™‚

 β€œI want to change history, do something important in my life, and influence individuals like we have with millions of small businesses on Alibaba. Then they love and respect you because you made their life important.” β€“ Jack Ma

Buku ini saya beli di toko buku Gramedia Gorontalo dengan harga seratus lebih, tapi kalau kamu mau beli online ternyata harganya lebih murah (diluar ongkir) bisa di cek disini:

πŸ“— Grobmart.com | Rp. 75.840 

πŸ“— Gramedia.com | Rp. 94.800

Iklan