NgabuburIT bersama komunitas dan Startup Gorontalo

Minggu kemarin jadi minggu yang sibuk di rumah. Orang-orang rumah tahun ini sibuk dengan pekerjaannya masing-masing, sampai-sampai kita juga kebingungan menentukan waktu buka bersama di rumah. Bukber adalah tradisi keluarga saya tiap tahunnya yang mengundang para tetangga untuk shalat maghrib dan buka bersama di rumah, bukber ini juga untuk menjaga silaturahmi.

Bukber rencananya diadakan sabtu kemarin, tapi adik sepupu saya protes karena di hari itu dia masih ikut KKN hari terakhir, ditunda hari minggu saya lagi yang punya agenda, kalo dibuat hari senin Tante saya akan dinas keluar kota. Kita tidak mungkin mengadakan bukber kalau anggota keluarga tak lengkap. Akhirnya diputuskan bukber akan dibuat setelah tante saya pulang dari luar kota, bertepatan dengan malam pertama tumbilotohe (malam pasang lampu).

Agenda saya di hari minggu itu adalah yang akan saya ceritakan ini, NgabuburIT. Awalnya saya diajak seorang teman, saya diajak untuk berpartisipasi untuk ikut mempresentasikan startup. Saya tertarik karena memang saya saat ini memang mengikuti perkembangan startup. Konsep acara ini adalah  ngobrol santai bareng startup dan komunitas.

Awalnya saya ingin memperkenalkan BarBuku.com tapi mengingat situsnya gak jalan. Saya juga kayaknya menyerah. Harus nyari partner yang pas dulu kayaknya. Hari itu saya datang memperkenalkan situs untuk media informasi komunitas, Mohungguli.

Kalau saja bukber di rumah tetap dilaksanakan hari minggu, saya sudah menyiapkan diri untuk tidak hadir di acara ini karena di bukber nanti saya juga mengundang beberapa teman, lah kalo saya gak ada mereka akan awkward saat bukber nanti. Untung gak jadi, maka datanglah saya di hari minggu.

Bertempat di Galeri Riden Baruadi, tempat ini semacam studio pameran foto dan lukisan karya Om Riden Baruadi dan beberapa seniman Gorontalo. Saya baru pertama kali datang, tempat ini memang sering dijadikan lokasi acara komunitas-komunitas di Gorontalo.

15.30 WITA saya sampai dan memang belum banyak orang, hanya terlihat beberapa panitia sedang menyiapkan sound. Dan juga belum terlihat komunitas dan startup yang hadir. Saya datang sendiri. Harusnya saya datang bersama seorang teman lagi yang juga mengelola web ini. Cuma emang dari awal dia gak janji bisa hadir, akhirnya saya lah yang datang. Lagi pula ini kesempatan bagus untuk memperkenalkan webnya.

16.00 WITA, beberapa komunitas sudah datang salah satunya dari komunitas Perpustaman, perwakilannya yang datang adalah mbak Tini (kalo gak salah nama). “Kayak pernah ketemu…” Kata mbak Tini. “Iya, haha…”. Saya dulu memang sering ketemu dengan mbak Tini di tempat fotocopy Om saya. Cuma memang katanya dia sudah pindah jadi sudah jarang ke tempat fotocopy om saya.

Setelah semua komunitas hadir, kami bersepakat akan memulai acaranya pukul 16.30 WITA. Selanjutnya dibagi nomor urut presentasi dan tiap komunitas dan startup diberi waktu 10 menit. Presentasi dimulai dari Akademi Berbagi Gorontalo, Perpustaman, Antar-Antar, Mohungguli, Makuta Creative, Kelompok Studi Linux, Relawan TIK Gorontalo dan terakhir Carelaig. 

Acara ini seperti membuka topeng untuk saya. hahaha. Selama ini saya menjadi admin sebuah akun anonim yang tidak banyak yang tahu siapa orang dibalik akun itu. Akun yang awalnya saya buat untuk iseng, lalu karena melihat pertumbuhan pengikutnya saya pikir kenapa tidak dialihkan ke hal yang berguna. Akhirnya saya membuat webnya yang tujuannya mewadahi teman-teman komunitas agar setiap kegiatannya terpublikasi.

Walaupun yang melakukan presentasi hanya ada 8 komunitas dan startup, sebenarnya ada juga beberapa komunitas lainnya juga yang hadir hari itu, bahkan perwakilan komunitas hijaber pun turut hadir.

Saya menangkap semangat dan tujuan acara NgabuburIT ini adalah terciptanya kolaborasi antar komunitas dan juga untuk membangun silaturahmi. Selama ini komunitas di Gorontalo memang lebih sering berjalan sendiri-sendiri. Padahal kalau kita bisa bersama-sama dampaknya juga akan lebih besar.

Acara hari itu tambah menarik dengan adanya doorprice yang diberikan oleh sponsor IDCLOUDHOST yang membagian 3 buah GoogleCardboard dan CONTINENT yang membagikan kaos. Jangan tanya saya dapat hadiahnya atau tidak. Tentu saja tidak. Harusnya saya punya kesempatan untuk mendapatkan sebuah GoogleCardboard sayangnya saat itu paket internet saya habis, karena ada game yang mengharuskan upload foto dan dihitung dari like terbanyak.

Menjelang Isya, setelah ngobrol-ngobrol bentar dengan relawan dari Perpustaman akhirnya saya kembali ke rumah. Hari yang melelahkan. Terlalu banyak interaksi sosial menguras energi saya. Tapi acara yang menyenangkan, saya menunggu kolaborasi-kolaborasi antar komunitas di Gorontalo selanjutnya.

Iklan

Abis baca-baca gak mau komentar dulu nih? Sinilah.. diskusi kita. :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: