Perjalanan membangun mimpi di Silicon Valley

Karena akhir-akhir ini selalu ada libur di tiap pekannya, saya berpikir untuk mulai menonton salah satu serial TV hingga selesai. Awalnya saya ingin menonton 13 Reason Why karena orang-orang sepertinya banyak membicarakannya. Tapi baru 10 menit di episode awal saya tergoda untuk menonton serial kriminal yang saya suka Castle dan The Mentalist. Tapi ya karena saya tahu konsep cerita tiap episodenya selalu sama, jadi sering saya skip ke episode terakhir untuk melihat kasus utamanya dipecahkan. haha.

Sampai akhirnya saya hanya menonton vlog Vikra Ijaz tentang #CAST (Catatan Anak Startup) dan dia sempat nampilin cuplikan serial Silicon Valley dan saya pun terpikir untuk nonton itu saja….

3 Season, 28 Episode. Dan dengan ini saya deklarasikan bahwa Silicon Valley adalah serial TV favorit saya! (setelah Descendants of the Sun pastinya)

SiliconValley
Tim Pied Piper

Ini adalah sebuah kisah membangun mimpi, seorang Richard Hendricks (Saya akan menceritakannya dari tokoh Richard, biar gak ribet) dan teman-temannya di Silicon Valley, Daerah lembah yang berjarak satu jam dari kota San Francisco yang menjadi markas utama bagi berbagai nama besar seperti Google di Mountain View, Facebook di Menlo Park, dan Apple di Cupertino.

Perusahaan teknologi yang sedang ngehits seperti Uber dan Airbnb, juga lahir di Silicon Valley. Silicon Valley bisa dibilang sebagai pusat peradaban teknologi paling canggih di dunia. Richard Hendricks adalah satu dari ribuan atau mungkin jutaan orang yang bermimpi membangun perusahaannya di Silicon Valley.

richard
Richard Hendricks

Richard datang dengan menawarkan sebuah aplikasi bernama Pied Piper, aplikasi untuk mencocokkan musik. Semacam Googlenya musik. Cara kerjanya adalah dengan mengunggah file musik, maka Pied Piper akan mencari musik yang serupa. Sebuah ide konyol yang membuat Richard di tertawakan banyak orang.

Pied Piper adalah aplikasi yang buruk, tapi orang-orang dibuat tercengang dengan fitur kompresinya. Kode algoritma yang dibuat Richard ternyata bisa membuat file yang di unggah menjadi ukuran kecil tanpa merusak kualitas filenya. Tanpa perlu menunggu lama Richard langsung dihubungi oleh 2 investor sekaligus.

Hooli_Gavin
Gavin Belson,Senior Executive HOOLI
Peter Gregory
Peter Gregory, Tech Investor

Gavin Belson adalah pemimpin HOOLI (di serial ini HOOLI adalah perusahaan yang sebesar Google), Gavin menawarkan ke Richard untuk mengakuisisi Pied Piper senilai $10 Juta. Sedangkan Peter Gregory adalah seorang investor teknologi yang menawarkan Richard investasi sebesar $200.000 untuk saham sebesar 10%.

Richard punya 2 pilihan yang sulit, menjual Pied Piper senilai $10 juta atau membangun bisnisnnya sendiri dengan dana investasi $200.000. Terlihat sebagai pilihan yang mudah, tentu $10 Juta adalah pilihan yang menguntungkan. Tapi Richard memilih mengambil tawaran kedua karena Pied Piper ditaksir mempunyai nilai lebih dari $10 Juta tapi bernilai Milyaran dollar, selain itu dia tetap bisa menjalankan perusahaannya sendiri.

Sedikit spoiler, Peter Gregory (Christopher Evan Welch) di salah satu episode akan meninggal. Meninggalnya Peter Gregory tidak bisa diprediksi karena saya pikir dia akan menjadi tokoh penting untuk kemajuan Pied Piper. Tapi ternyata itu bukan hanya sekedar peran, aktor Christopher Evan Welch benar-benar meninggal dunia pada 2013. Mereka membuat pergantian peran yang ditinggalkan Peter Gregory jadi sangat mulus dengan menggantikannya dengan Laurie Bram, Lead Partner Raviga Capital.

jared
Donald “Jared” Dunn

Mendapatkan pendanaan awal artinya Pied Piper harus dijalankan secara serius, sedangkan Richard sebagai CEO muda dan beberapa temannya adalah seorang programer, tidak memahami banyak hal untuk menjalankan perusahaan kecuali menjalankan aplikasinya. Lalu muncullah Jared. Jared adalah karyawan HOOLI yang kemudian memilih bergabung dengan Pied Piper. Jared kemudian banyak membantu Richard untuk mengelola keuangan dan perekrutan karyawan.

Saat sedang membangun aplikasinya Pied Piper mendapatkan undangan untuk mengikuti kompetisi startup TechCrunch Disrupt  dan di kompetisi itu ternyata Gavin Belson ikut membawa NUCLEUS yang teknologinya menjiplak Pied Piper. Gavin Belson membuat para juri dan penonton terkagum-kagum dan membuat Richard was-was karena jika dia mempresentasikan Pied Piper maka akan dianggap menjilplak NUCLEUS.

Richard lalu melakukan pivot, menghapus seluruh kodenya dan membuat kode algoritma kompresi baru yang ternyata lebih baik dari NUCLEUS. Mereka membuat juri terkesan and they win the competition!

Silicon-Valley-5

Menjadi pemenang di kompetisi startup membuat Pied Piper makin diakui dan mereka mulai didekati banyak VC (Venture Capital) yang tertarik berinvestasi pada perusahaan. Dan kekonyolan-kekonyolan lainnya terus berlanjut…..

Ya, Silicon Valley adalah sebuah serial komedi yang mengangkat latar dunia teknologi. Baru bulan April 2017 kemarin, Silicon Valley Season 4 mulai ditayangkan dengan cerita-cerita baru, produk baru (karena pada akhirnya Pied Piper melakukan pivot dari aplikasi kompresi file menjadi PiperChat sebuah platform video chat).

Serial Silicon Valley harus ditonton untuk kamu yang tertarik dengan dunia startup, atau sedang membangun startup karena ceritanya tentu adalah gambaran nyata dari dunia teknologi. Mike Judge, Produser serial Silicon Valley adalah orang yang juga pernah merasakan bekerja di dunia teknologi, Mike pernah bergabung dengan Parallax, perusahaan rintisan kartu video. Karena tidak menyukai budaya perusahaan dan rekan-rekannya, Judge keluar setelah bekerja kurang dari tiga bulan, tetapi pengalaman tersebut membuatnya ingin menciptakan acara tentang orang-orang dan perusahaan di Silicon Valley.

Ada banyak pelajaran untuk para founder startup muda di serial ini, sebuah gambaran tentang brutalnya bisnis di dunia teknologi, bahwa orang-orang di teknologi tidak hanya menciptkan aplikasi yang berguna untuk orang banyak tapi ada bisnis besar juga disitu dengan angka yang tak terbatas.

Tertarik untuk menontonnya? 🙂

 

Rujukan:

-silicon-valley.wikia.com

-List_of_Silicon_Valley_episodes

 

Iklan

6 tanggapan untuk “Perjalanan membangun mimpi di Silicon Valley

  1. Aduh, deskripnya menarik. Ngeliat komen sampeyan di blog tentang tidak suka menonton lama-lama. Tapi ini diembat juga. Astaga, kayanya harus masuk list juga nih.

Abis baca-baca gak mau komentar dulu nih? Sinilah.. diskusi kita. :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s