I’m ready for the next level.

Tahun 2012 saat saya baru mulai mengenal blog,  saya beruntung saat itu ada event Bloglicious yang dilaksanakan oleh IIDBlogNetwork, banyak ilmu yang didapat dan hingga kini saya masih ngeblog. Hal yang sama tahun ini, ketika mulai tertarik soal startup dan mulai mengikuti berita-beritanya tidak lama ada event The NextDev. Saya ikut seminar dan workshopnya selama 2 hari. Makin tertariklah saya dengan dunia startup.

Baca jugaThe NextDev #PulkamGorontalo

Sejak ikut event The NextDev yang bertema Pulang Kampung itu saya mulai memikirkan ide-ide startup. Saya mulai menulis dengan format Bisnis Model Canvas, tapi seminggu kemudian saya sendiri yang mengkritiknya dan menganggap ide itu terlalu dangkal, banyak ide serupa. Waktu itu ide saya ada hubungannya dengan UMKM. Tapi setelah itu saya mencari ide yang paling dekat dengan saya, buku. 

Rocket Pitching

1 September kemarin The NextDev mengadakan roadshow di 20 kota dan Gorontalo adalah kota ke-15 yang dikunjungi. Roadshow ini semacam sosialisasi tentang kompetisi NextDev tahun 2016. Saya sudah menunggu ini sejak lama bahkan sampai membuat  reminder di kalender hp. Sampai seminggu sebelum event saya mendapatkan email undangan dan langsung mendaftar sekaligus untuk ikut Rocket Pitching, jadi itu kompetisi presentasi ide startup selama 3 menit di depan juri. Saya lantas menyiapkan presentasinya dan berharap dipilih untuk bisa presentasi, karena di tiap kota hanya akan dipilih 10 tim/individu yang akan presentasi. 

Saking pengennya bisa dapat kesempatan saya mendaftar sampai 2 kali. Dan total ngirim materi presentasi 3 kali. 2 kali ke email the NextDev, terus pas di lokasi ngirim lagi ke mbak-mbak dari Marketeers. Hahaha. ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜‚

Rocket pitching dimulai setelah makan siang, setelah makan saya duduk-duduk sambil baca buku The Introvert Advantage, terlihat aneh karena itu di acara publikDeg-degan menunggu karena tidak diumumkan lebih dulu 10 startup yang mendapat kesempatan presentasi. Hingga sampai peserta ke-5 saya antara gugup dan cemas kok belum dipanggil daritadi. 

SELANJUTNYA BARBUKU!!! kata MC nya. ๐ŸŽค

Saya maju, pas naik tangga saya jatuh dan pingsan. ๐Ÿ˜‘

GAK DENG!!!! ๐Ÿ˜‚

3 menit presentasi + 3 menit komentar dari juri. Berasa cepet banget. Syukurnya sih sukses. Mbak Jovi dari Telkomsel, kak Dian Onno dari Marketeers dan Peter Shearer dari Ar&Co memberikan komentar Bagus, catatan dari mereka adalah saya harus validasi lagi tentang apakah startup serupa sudah ada tau belum, terus dari sisi pengguna kira-kira ada yang mau pake gak platformnya. 

Turun dari panggung kayak lepas beban. Setelah itu masih ada 3 tim lagi yang presentasi. Dari semua tim/individu yang presentasi, ide startup mereka coba mengangkat tentang kedaerahan (budaya, adat, kebiasaan). Tema utamanya memang bagaimana menyelesaikan masalah perkotaan dengan startup.

Ternyata itu Kak Dian Onno!

Selesai acara saya pulang dan buka twitter dan tiba-tiba nemu tweet ini: 

LAH!  TERNYATA MBAK DIAN YANG JADI JURI TADI KAK DIAN ONNO! 

Saya follow kak Dian udah lama, 2 tahunan ada lah. Pas ketemu langsung malah gak ngeh kalo itu orangnya. Haha. Soalnya selama ini dia sering make avatar kebalik gitu. 

Semoga bisa ketemu lagi lah. ๐Ÿ˜„
What’s next? 

Yeay!

Nyangka sih enggak, tujuan pengen banget presentasi karena pengen ngetes ide doang. Terlalu lama disimpan di kepala sendiri jadi gak tau celahnya dimana. Saya memang sudah menjalankan ide ini, tapi baru buat akun media sosialnya saja, itu pun platformnya belum bentuk website tapi blog gratisan. Hal lain yang saya tidak sangka adalah dapatnya wildcard untuk final top 20 regional, ada ratusan startup yang mendaftar, mereka berharap terpilih masuk final regional. Mereka bisa saja sudah punya web dan aplikasi mobilenya. Sedangkan saya baru dalam tahap ide, tapi langsung lolos. 

Tentu ini jadi tantangan tersendiri, saya harus mulai action mewujudkan BarBuku. 2-3 hari ini saya mulai menghubungi beberapa teman, baik untuk diajak kerjasama maupun untuk bertanya. Saya yang berlatar belakang pendidikan akuntansi tentu buta soal bagaimana membuat web, apalagi soal aplikasinya. Saya tidak paham soal coding-codingan, itu juga alasan kenapa saya pakai blog wordpress daripada blogspot. ๐Ÿ˜€

Saya sedang mencari mencari partner yang berlatar belakang programer, sudah mengajak seseorang tapi ternyata dia juga sedang membangun startupnya sendiri dan sudah mulai jalan, dia hanya merekomendasikan temannya, sekarang kami sedang tahap pembicaraan ide, menyamakan visi. Mencari partner susahnya kayak cari jodoh ternyata. ๐Ÿ˜…

Target saya masuk 20 besar nasional dan  masuk boothcamp, saya tidak pernah bersemangat seperti ini dalam mengejar target. Sebelum lebaran haji saya harus sudah punya partner dan mulai tahap pembuatan webnya. Bismillah. Doakan. ๐Ÿ˜ƒ

I’m ready for the next level. โœŠ

Iklan

6 thoughts on “I’m ready for the next level.

  1. Wah.. selamat ya udah dapet wildcard buat masuk final 20 top regional! padahal niat awalnya cuma pengen presentasi doang, hahaha. gue sendiri kurang paham sama yang namanya start up, tapi yang jelas, pencapaian lo ini keren! dengan latar pendidikan akutansi bisa ngalahin ratusan startup yang udah daftar dan masuk ke 20 top regional.

    semoga targetnya buat nemuin partner yang cocok bisa kesampean ya! dan bisa masuk ke 20 top nasional.

  2. Waah yg nulis sedang bersemangat sampek yg baca bisa ngerasain semangatnya ๐Ÿ˜„ selamat yaaaa, keren punya ide startup yg bisa dieksekusi. Semoga sukses terus kedepannya dan startupnya bisa berjalan dengan mulus. Tetap semangat! ๐Ÿ’ชโœŠ๐Ÿ˜Š

  3. Wow. dapat kesempatan buat ngemukakan ide dan syukur diterima, dan lolos ye!
    Mungkin karena seorang introvert, jadi bisa dapat ide keren kayak gitu???
    untung gak pingsan beneran yak hahaha

Abis baca-baca gak mau komentar dulu nih? Sinilah.. diskusi kita. :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s