The NextDev! By TELKOMSEL #PulkamGorontalo *Day 2

image

HARI KEDUA: WORKSHOP

Pukul 8.45 pagi datang ke kampus mengingatkan kembali masa-masa kuliah dulu, bedanya kali ini saya bersemangat untuk mengikuti hari terakhir The NextDev #PulkamGorontalo karena memang inti acaranya ada di workshop ini. Pukul 9.00 saya pikir yang datang baru sedikit, tapi pas masuk ruangan ternyata sudah banyak yang datang. Konsep workshop ini 100 peserta dibagi menjadi beberapa kelompok, nah si Mr. Introvert ini bingung nih mau duduk dimana, karena tidak ada satu pun yang saya kenal di ruangan ini.

Para peserta lain sudah mulai duduk berkelompok karena memang saling mengenal, tadinya kalau saya tidak dapat kelompok pengen pulang aja dan nangis dibawah tetesan air jemuran sambi nangis dan teriak ‘Aku hinaaaaa!!!! Tidak ada yang mau berkelompok denganku!!!’. Tapi setelah memperhatikan kiri-kanan-depan-belakang akhirnya saya melihat dibagian belakang ada yang hanya duduk berdua dengan kursi-kursi kosong disampingnya.

Lama-lama kelompok itu mulai terisi dan masih tidak ada satu pun yang saya kenal. Moment pertemuan dengan orang-orang baru ini adalah hal sulit bagi seorang introvert, karena kita harus berbasa-basi dulu untuk mencairkan suasana. 😣

Jadi di awal tiap kelompok diberikan tugas untuk memikirkan dan membuat sebuah Business Model Canvas untuk sebuah Startup baru. Sambil berdiskusi dengan kelompok kita akan diberikan materi juga dari beberapa profesional yang memang berkecimpung di dunia Startup.

Pemateri pertama adalah mas Ray Rizaldy dari GITS Indonesia, perusahaan pengembang aplikasi. Beberapa aplikasi buatan mereka ternyata pernah saya pakai di hape saya. Mas Rizaldy ini mempresentasikan soal Startup tentunya, menjelaskan tentang GITS Indonesia dan juga memberikan fakta bahwa ternyata 80% perusahaan Startup mati setelah tahun kedua. Wow! Jadi persaingan di dunia Startup memang sangat ketat.

Setelah itu ada presentasi juga dari Fico (gak tau nama panjangnya siapa), mas Fico ini yang dari hari pertama menjadi moderator untuk setiap diskusi, dia menjelaskan soal marketing, tentang betapa pentingnya slogan perusahaan atau deskripsi singkat sebuah perusahaan agar membuat orang tertarik.

Sementara itu di kelompok kami…..

👦: Jadi kita mau buat Startup apa?
👳: Saya punya ideee…
👧👨👦👩👴👵: Apa? Apa?
👳: Gimana kalo kita buat sebuah Startup yang menghubungkan antara satu dengan yang lain melalui internet, Startup yang bisa menjadi platform tempat berbagi informasi, mencari pertemanan. Ini pasti bagus banget!
👦: Itu udah ada yang bikin mas, yang bikin Mark Zuckerberg, namanya Facebook.
👳: Oh udah ada ya. Atau ini aja… gimana kalo kita buat Startup yang khusus hanya membagikan foto, jadi tiap ada foto terbaru orang-orang bisa memberikan like dan saling berkomentar. Ide baru nih…. pasti sukses
👦: Err…mz.. itu juga udah ada yg bikin, namanya Instagram. -_-
👳: Wah keduluan lagi… padahal saya mikir ide ini dari lama loh. Atau ini aja… sebenarnya ide ini dari kakek saya, kakek saya pernah bermimpi membuat suatu Startup yang simple, dimana orang-orang bisa mengeluarkan apa yang ada di pikirannya, membuat status tapi hanya dibatasi 140 karakter. Gimana? Ini pasti sukses! Orang-orang kan suka yang simple gitu…
👦: Mz… Hayati capek mz. ITU JUGA UDAH ADA YANG BIKIN!! NAMANYA TWITTER!!!!
👳: Wah kurang ajar itu yang ngambil ide kakek saya, nanti saya laporkan dia karena udah mencuri ide kakek saya. 👿
👦: Jadi, kelompok kita mau buat Startup apa?
👨👧👩👴👵:…………………
👳: Sholat jum’at dulu yuk….

Setelah sholat jum’at kita masih mendiskusikan soal konsep Startup, sampai akhirnya mengerucut jadi 2, yang pertama Startup yang bisa memberikan informasi Kost-kostan dengan nama GKOL (Gorontalo kost Online) dan yang kedua saya memberikan ide tentang Startup dengan konsep Marketplace namanya bantUmkm, hahaha bukan nama yang keren dan tak menarik, tapi sekarang saya sudah punya pengembangannya dari konsep itu. 😁

Disela-sela tiap kelompok memikirkan ide Startup nya, masih ada satu pembicara terakhir dari East Ventures, sebuah perusahaan yang sering memodali perusahaan Startup dan salah dua dari perusahaan Startup dimana East Ventures menjadi investor hingga milyaran rupiah adalah Traveloka dan Tokopedia. 😀

Pembicaranya adalah kokoh-kokoh keren, mas Kevin Cahya dari East Ventures. Dia mempresentasikan tentang Startup seperti apa yang dilirik investor, lalu kisaran investasi untuk Startup yang diberikan Investor bisa sampai 20 Milyar Rupiah. 😱 pantes aja ya…mereka rutin banget ngiklan di TV, tapi iklan di TV emang investasi yang pas sih, biar Startup mereka makin dikenal.

Tanpa disangka-sangka sore itu kita kedatangan pak Walikota Gorontalo yang saya sempat sentil di tulisan hari pertama Disini. Pak Walikota datang untuk memberi support dan memperkenalkan aplikasi baru dari Pemerintah Kota Gorontalo yaitu SOROT’s yaitu aplikasi untuk pengaduan masyarakat yang akan langsung direspon pak Walikota dan akan diteruskan ke dinas terkait, miriplah kayak aplikasi QLUE nya Pemerintah DKI Jakarta. Menarik.. 😀

Nah setelah tiap kelompok merampungkan ide Startup nya, akan dipilih 3 ide Startup yang promosinya paling bagus di Twitter, jadi tiap kelompok harus mempromosikan Startup nya dengan kata-kata yang menarik hingga orang mau mengunjungi atau mendownload aplikasi mereka. 3 Startup terpilih akan di pitching (simulasi sebenarnya) oleh para mentor dari Telkomsel, GITS Indonesia dan East Ventures. Jadi ini simulasi bagaimana jika para founder Startup memperkenalkan Startup mereka ke Investor dalam 3 menit.

Itu tweet saya, yang ternyata gak menarik sama sekali. 😭

JENGGGG!! JENGGG!!! WAKTUNYA PENGUMUMAN!! 🙇🙇🙇

💂 (MC) : 3 Startup yang terpilih adalah….. ONKOS, SPORTMA, dan SIKAT SAMPAH!

Kelompok kami tidak terpilih karena promosi yang dianggap kurang menarik, padahal kita ngirim 2 tweet dengan ide Startup yang beda. Sedikit curang sih.  Hahaha… udah curang, gak menarik pula. 😂

3 kelompok terpilih lalu di pitching, ide Startup mereka bagus. Misalkan ONKOS yang punya ide memberikan info tentang kost, SPORTMA yang memberikan info tentang lokasi yang bisa dipakai untuk berolahraga dan SIKAT SAMPAH yang memberikan layanan untuk membuang sampah. Terakhir yang dipilih dan menjadi pemenang adalah kelompok dengan ide Startup SIKAT SAMPAH karena bisa memberikan keuntungan dan bisa mengatasi masalah sampah, mas Ray Rizaldy dari GITS Indonesia bahkan berharap SIKAT SAMPAH bisa terus dikembangkan dan bisa ikut untuk kompetisi The NextDev 2016. 👏

https://twitter.com/the_nextdev/status/708226172040032256

Acara berakhir, 2 hari ini saya sudah dapat cukup ilmu untuk membangun Startup sendiri. Melihat perkembangan teknologi informasi dan jumlah pengguna internet di Indonesia yang mencapai 100 juta dan pasti terus bertambah, bisnis Startup tentu adalah jenis bisnis yang terbuka dan bisa digeluti semua orang, tinggal bersaing ide dan marketingnya saja untuk menarik pengguna internet.

Menurut informasi kompetisi The NextDev 2016 akan dimulai sekitar bulan april atau mei, jadi untuk teman-teman yang punya ide dan mulai mengembangkan Startupnya bisa nih ikutan.                        

Oh iya, ada yang nanya, kenapa fotonya kurang. Haha maapkeun, hape saya masuk dalam kategori butut, coba foto-foto dan mau twitpic ke twitter, fotonya malah agak kabur. Jadi kalo yang mau lihat lebih jelas gimana eventnya bisa stalking akun twitternya @the_nextdev. 🙂

Baca juga: The NextDev #PulkamGorontalo *Day 1

Posted from WordPress for Android

Iklan

3 thoughts on “The NextDev! By TELKOMSEL #PulkamGorontalo *Day 2

  1. Waaahhhh seru niihhh kayaknya yaa Bang…
    Bisa nambah-nambah pengalaman banget.

    Emang sih.. di jaman serba canggih dan serba teknologi ini kayaknya butuh banget anak-anak muda yang kreatif yang bisa bikin inovasi-inovasi baru. Dan pihak2 kayak Telkomsel ini udah mewadahi banget buat mereka yang punya inovasi. Jadi tinggal kitanya aja nih mau nggak berinovasi?

    Bang Erick gak mau nyoba ikut NextDev 2016? Kali aja ide dari yg dilombain itu direvisi trus diikutin ke NextDev 2016. Atau ada ide2 lain mungkin?
    Ayo coba ikut bang. Kan udah dapat ilmunya… 🙂

  2. baca obrolannya abang kenape jadi ngerasa gue yg goblog, atau.. ya sudahlah hahaha XD

    keren ya, kita disuruh bikin inovasi2 baru yg mempermudah umat manusia sejagad. sekarang aja nyari kostan ada aplikasinya, besok2 ada anti virus buat ngilangin mantan yang menghantui masa depan *sorry g nyambung bang*
    pemenangnya si sikat sampah kayaknya keren bang, jadi penasaran, kayak gimana sih sistem mereka itu

  3. Wahai Eric rajin sekali kau ikut workshop start up… ini lagi beken banget nih… kekinian. Bisnis start up juga bisnis yang lagi diincer kampus kami untuk dikembangkan ke mahasiswa kami. So, keren lah yak… ga masalah menang atau kalau… ilmunya yang penting udah didapet, tinggal meditasi lebih dalam kelak akan muncul ide bisnis yang lain.
    Padahal cobain bisnis start up sikat mantan ya ric.. hahahaha…

Abis baca-baca gak mau komentar dulu nih? Sinilah.. diskusi kita. :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s