[BOOK REVIEW] Majelis Tidak Alim – Soleh Solihun

18+

Hanya untuk yang sudah dewasa dan terbuka pikirannya

kata itu yang akan dijumpai di halaman awal saat membuka buku ini. Buang jauh-jauh pikiran kalau buku ini adalah sejenis novel stensilan karya Fredy S. (Loh! Kok saya bisa tau dia ya!). Buku ini bahasannya memang untuk dewasa, karena beberapa cerita mungkin dianggap tabu dibicarakan secara umum. Tapi daripada fokus ke hal-hal 18+ itu, buku ini banyakan lucunya sih. Karena memang buku ini adalah kumpulan materi di special show stand up comedy Majelis Tidak Alim Soleh Solihun yang dituliskan kembali menjadi sebuah buku.

Majelis Tidak Alim Soleh Solihun 01

Judul Buku: Majelis Tidak Alim

Penulis: Soleh Solihun

Editor: Dewi Fita

Penerbit: RAK BUKU

Halaman: 402

Cetakan pertama tahun 2015

Soleh solihun mungkin lebih dikenal sebagai seorang stand up comedian tapi tidak banyak yang tahu kalau dia adalah mantan jurnalis musik. Tentunya sebagai mantan jurnalis, tulis-menulis bukan hal baru bagi Soleh Solihun, bahkan saat masih bekerja di majalah Playboy Indonesia dia pernah menjuarai lomba menulis yang pesertanya juga para wartawan.

Majelis tidak alim adalah buku ketiganya, sebelumnya dia menerbitkan buku Celoteh Soleh dan Kastana Taklukan Jakarta. Saya tidak tahu apakah buku pertamanya lucu atau tidak tapi saya punya buku keduanya yang bercerita tentang karirnya dari seorang matelu (mahasiswa telat lulus) menjadi wartawan sampai kemudian terjun ke dunia komedi. Buku keduanya menginspirasi saya sehingga terpikir untuk jadi seorang wartawan. πŸ˜„

Sebagai informasi Majelis tidak alim ada versi DVD dan buku. Saya belum menonton shownya karena kalo mau nonton langsung jauuuhhh, mau beli DVD gak praktis karena kalo tiba-tiba pengen nonton kan ribet harus bawa laptop kemana-mana, jadi saya beli bukunya saja. Buku ini layaknya pertunjukan stand up comedy terdiri dari banyak bit makanya ada banyak topik, lebih dari 50an lah. Dengan total 402 halaman.

Beberapa bagian yang menarik dari buku ini:
🌟 Ucapan terima kasih yang sampai 6 halaman!!! Ini buku pertama yang saya baca halaman terima kasihnya sampai 6 halaman. Dari awal saja kita sudah dibuat tertawa gara-gara ucapan terima kasihnya. πŸ˜‚

🌟 “Saya pikir tawuran tak akan terjadi kalau remaja banyak aktivitas. Katakanlah, aktif mengurusi pacar. Makanya banyak pelajar STM, karena setiap hari mereka hanya bertemu dengan mayoritas laki-laki. Jarang sekali bertemu lawan jenis, sehingga membuat beringas. Semakin banyak remaja yang punya pacar, semakin jarang yang tawuran……” (Hal. 188)

🌟 Intermezzo (Selamat jalan, pa.) Tidak hanya ketawa-ketiwi, ada satu bab yang cukup membuat sedih. Cerita saat kang Soleh Solihun ditinggalkan bapaknya untuk selama-lamanya. 😭

🌟 Foto-foto kenangan. Ada beberapa bab yang isinya adalah foto kenangan kang Soleh Solihun dari kecil sampai dengan saat pernikahannya. πŸ™‚

Kalo kita sering dilarang ngomongin SARA, di buku ini kang Soleh Solihun malah membahasnya dengan cara pandang yang lucu. Cerita tentang teman-temannya dari berbagai suku, ada juga salah satu topik dengan judul Tuhan Maha Iseng yang juga membuat kita tertawa tanpa mengecilkan sosok sang Maha Esa.

Menurut saya, buku ini layaknya seorang teman yang lucu, di setiap kumpulan pertemanan pasti ada 1 atau 2 orang yang lucu, menceritakan hal-hal sederhana dengan cara pandang yang lucu. Nah buku ini adalah teman yg lucu itu. Di buku ini kang Soleh Solihun mengeluarkan pikiran-pikiran nakalnya, bercerita tentang kehidupannya. Dan cerita-cerita ini masih relate dengan kita. Hal-hal yang juga dialami atau dipikirkan oleh banyak orang tapi jarang diungkapkan atau dibicarakan. Buku ini dengan santaiΒ membicarakan hal-hal itu.

Salah satu yang sedikit mengganggu dari buku ini adalah pengulangan-pengulangan cerita. Mungkin itu diceritakan kembali untuk mendukung cerita selanjutnya biar gak perlu bolak-balik halaman lagi. tapi selebihnya….Cendol gan!!

Majelis Tidak Alim Soleh Solihun 02

Majelis Tidak Alim Soleh Solihun 05

Majelis Tidak Alim Soleh Solihun 06

Majelis Tidak Alim Soleh Solihun 07

Majelis Tidak Alim Soleh Solihun 08

Majelis Tidak Alim Soleh Solihun 03

Kurang kayaknya kalau tidak ada tanggapan dari penulisnya. #eeaakk

Oh iya terakhir! Saya punya 1 buku lagi bertanda tangan penulisnya. Jadi saya punya 2 buku! Rencananya yang satu mau dibuatΒ Giveaway.Β  Jadi tunggu ya.. mungkin 2-3 hari atau minggu depan saya umumkanΒ Giveawaynya! πŸ˜€

Iklan

33 thoughts on “[BOOK REVIEW] Majelis Tidak Alim – Soleh Solihun

Add yours

  1. majelis tidak alim. keren cover dan judulnya. kelihatan banget kalo om soleh solihun ini lucu banget dan terkadang mengkritik sesuatu itu dengan banyolan komedinya. berasa kesindir banget deh kalo om soleh udah bicara soal kritik mengkritik. melihat visuallnya keren, foto-foto yang ditampilin juga keren. pengen punya, udah ada ngak yaa di toko buku + berapa yaa harganya ?? hehehe

    soal giveaway yang hadiahnya buku om soleh jadi pengen ikutan. di tunggu yaa GAnya..

      1. wah wah bagaimana abang ini πŸ˜€ pengen beli tapi ngak ada harganya, tapi abis gue cari-cari ternyata harganya cocok buat kantong mahasiswa kayag gue nih. ngak ngabisin jatah makan satu bulan juga :v

    1. Wah ngefans sama kang soleh juga ternyata. Hahaha.. iya harganya lumayan belum lagi ini sy beli online + ongkir dompet udah teriak-teriak. πŸ˜‚

      Tunggu Giveawaynya ya mas, mudah kok gak harus mge review blog ini. Cuma bikin post ttg pengalaman aja. Pengaman ttg apa? Nanti….hahaha.😊

  2. ucapan terimakasih 6 halaman ? di buku sebelumnya gitu juga gak, e ?
    dari semua review film.buku yang pernah direview blogger lain, banyak juga yang bikin gue tertarik buat nonton/baca, termasuk ini. duh, dompet -_-

  3. Ok, aku nunggu setahun lagi buat baca ini. Jadi gak usah komen ya :p

    Baru tau kalo ada stand up comedian yang namanya soleh solihun, apa aku yang gak gaul kali ya.

    Itu yang penyebab tawuran anak STM bener banget tuh, jarang ngelihat cewek jadi beringas gitu. Giveaway kayaknya seru nih..

  4. Gue juga suka sama comic yang satu ini. Awalnya, gue selalu nonton dia di metro tv. Waktu stand up belum sebooming sekarang.

    Gue rasa, inilah kelebihan seorang comic. Dia bisa membicarakan hal yang menurut orang-orang pada umumnya tabu, menjadi hal yang layak untuk di perbincangkan (Lah, gue kayak peni ros). Hahaha.
    Selalu salut dengan orang-orang yang kayak gini. Bisa membuat sesuatu hal yang mungkin biasa menurut orang lain, tapi kalau di bahas dari sudut pandang yang lain, bisa adi lucu.

    Di tunggu bang, GAnya.

  5. om soleh itu comedian yang cerdas…
    saya yakin di buku Majelis Tidak Alim juga bakal banyak statement komedi yang cerdas πŸ™‚

    Wah seru nih bakal dibuat give away, hehe

    Yang saya baru tahu ternyata, pengalaman si om soleh itu banyak juga yah.. ckck pernah kerja di majalah Playboy jg ternyata :3

  6. jadi pengen baca nih gue. pertunjukan kang soleh emang unik. logat sundanya khas. gue jadi penasaran gimana materi stand up nya jika dalam bentuk buku. aha

    iya nih, harganya belum ditulis. aha

    itu parah banget gambarnya. jempol diseliipin diantara jari telunjuk dan jari tengah. bener-bener 18++ nih. ahahaha

Abis baca-baca gak mau komentar dulu nih? Sinilah.. diskusi kita. :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: