Resolusi seorang introvert

My New Years SolutionSelamat tahun baru!! New year, new me! #pfft

Saya percaya resolusi tidak untuk mengubah diri kita, banyak yang membuat resolusi untuk menjadi orang baru di tahun baru, padahal bukan itu tujuan resolusi. Lagi pula berubah itu sulit, kalau ingin berubah kenapa harus menunggu pergantian tahun, padahal bisa dilakukan saat pergantian hari. Tapi kalo untuk merubah sedikit dan coba keluar dari zona nyaman boleh lah ya. Sedikit.

Seperti halnya para extrovert yang mempunyai resolusi besar, introvert pun punya. Mungkin bagi orang lain ini sepele tapi penting untuk introvert agar bisa (sedikit) keluar dari sarangnya (zona nyaman). 😺

1. Sedikit berbasa-basi
Basa-basi adalah hal paling menganggu bagi Introvert, obrolan-obrolan tak berisi dari teman atau orang asing yang bertemu di halte bus atau cafe. Tapi basa-basi bisa jadi berguna jika membicarakan hal-hal yang menarik, membicarakan hal-hal yang bisa menginspirasi. Tergantung lawan bicara juga sih, kalo emang gak berisi mending masang headset dan biarkan dia ngomong sendirian.

2. Waktu berharga
Introvert perlu “Me time” untuk mengisi kembali energinya setelah seharian beraktivitas. Membaca buku, mendengarkan musik atau bermain dengan hewan peliharaan bisa mengembalikan energi para introvert. Waktu-waktu berharga ini memang harus bisa mulai diatur oleh para Introvert agar bisa lebih produktif misalkan dengan menulis.

3. “Oke!”
Karena para introvert yang senang menikmati waktu sendirian, sering seorang introvert dikatakan pemalu, anti sosial. Padahal para introvert bukanlah anti sosial, kami selective social. Kadang ketika diajak untuk ngumpul bareng teman atau keluarga para Introvert selalu menghindarinya, tapi mungkin akan lebih bagus sekali-kali mengatakan “Oke, saya akan datang” agar tetap berhubungan dan tidak kehilangan kontak teman-teman lama.

4. Ingin ini, ingin begitu
Begitu sulit bagi para introvert untuk mengeluarkan apa yang ada di pikirannya disaat bersama sekumpulan para extrovert. Padahal penting bagi orang lain agar tau apa keinginan kita apalagi jika berada dalam lingkungan kerja, kita perlu mengeluarkan pendapat dan banyak bertanya agar orang lain tau bagaimana cara kita bekerja dan diberikan saran jika diperlukan.

5. Sendirian, Bersama-sama
Menikmati waktu tidak harus sendiran, mencari teman yang juga Introvert dan menikmati waktu bersama dan mengisi kembali energi mungkin akan lebih menyenangkan. Hmm..

Resolusimu. Apa?

Iklan

17 thoughts on “Resolusi seorang introvert

Add yours

  1. Hi Err, salam kenal.

    Gue gak tau ya gue termasuk in/extrovert. Tapi gue sangat menyukai waktu di mana gue bisa sibuk sendirian. Resolusi di taun ini sih, belum nemu. Soalnya emang jarang bikin gini-ginian :p Kalo mau ngelakuin sesuatu, ya biasanya, udah dilakuin aja. Hehehehe.

  2. Kami selective social <– yak, itu julukan yang sesuai banget rasanya. Soalnya emang bener sih, introvert kan nggak anti sosial.

    Resolusiku? Buanyaaak. Hehehe. XD.

    Tapi kalau sebagai introvert sih kurang lebih sama.

  3. Memang bener, biasanya seorang introvert tidak banyak aneh-aneh. Dari semua yang di bahas banyak kesamaan juga, gak semua introvert itu selective sosial loh. Tapi gue sendiri ada saatnya menjadi seorang introvert, ada saatnya juga menjadi seorang extrovert.

Abis baca-baca gak mau komentar dulu nih? Sinilah.. diskusi kita. :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: