Karaokean

Sampai sekarang saya tidak paham apa asyiknya karaoke, kenapa orang-orang rela mengeluarkan sejumlah uang untuk menyanyi di Linu Vizta. Sering kalo ada temen yang punya rezeki banyak pasti ada aja yang menyarankan untuk karaokean aja. Padahal kalo pengen nyanyi bisa dimana saja, tidak harus ke tempat karaoke.

Saya tidak suka tempat karaoke, selain karena harga makanan disitu jadi lebih mahal dari harga biasanya, saya juga tidak suka menyanyi di depan banyak orang. Saat mandi saja saya nyanyinya dalam hati. Ya gitu saya nyanyinya pakai bahasa kalbu. Saya adalah tipe pendiem saat di tempat karaoke, ketika yang lain nyanyi, joget gak jelas saya lempeng aja kayak lagi nonton berita. Pernah saat kuliah saya diajak teman-teman untuk karaokean, nyanyinya bergantian, tiba giliran, saya minta izin pulang duluan dengan alasan ditelpon orang rumah karena kunci rumah saya yang pegang. Padahal mah alesan aja. Selain karena gak mau nyanyi, saya juga bosan melihat orang menyanyi dengan kualitas suara pas-pasan. Mungkin itu alasan kenapa tempat karaoke dibuat tertutup dan kedap suara, biar orang yang nyanyinya pas-pasan ini gak malu kalo di dengar orang lain. Satu hal lagi yang tidak menarik dari tempat karaoke adalah videonya, kalo diperhatikan video yang ditampilkan hanya gambar-gambar orang bule yang gak ada hubungannya sama sekalo dengan lagu yang dinyanyikan.

Pernah suatu hari saya bertanya pada rumput yang bergoyang. “Kenapa sih suka banget karaokean? Buang-buang uang aja.. Udah gitu kalo mau makan mahal. Menyanyi itu adalah bagian dari Hak Asasi Manusia, kita gak perlu bayar untuk itu! “. Dia pun hanya menjawab “Suka aja.”

Lalu dia pun bertanya balik, “Kamu kenapa suka nonton serial-serial kriminal seperti CSI, NCIS, BONES, CASTLE? Kan itu bo’ongan doang. Lagian jalan ceritanya gampang ketebak.” Saya pun hanya menjawab “Suka aja.” 😐

Posted from WordPress for Android

Iklan

9 thoughts on “Karaokean

Add yours

  1. Ke tempat karoke itu memang lebih leluasa kalau nyanyi apalagi kalau lagi bete gx akan ada yang larang mau sambil joged ngebor sampai ngecor pun silahkan itu sih menurut saya 😀

  2. tergantung selera juga kalik ya… gue juga nggak terlalu hobi buat karokean. tapi sekali-kali dua kali tak apa-apa… selama tempat karokeannya berada di lingkungan yang nggak… yang nggak bgitu lah.

Abis baca-baca gak mau komentar dulu nih? Sinilah.. diskusi kita. :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog di WordPress.com

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: