I’m too old for this

Pernah tidak saat sedang menonton kartun kemudian berpikir “Saya terlalu tua untuk ini… ” Atau saat nongkrong di cafe ngobrol ngalor ngidul ngetan ngulon. Sekali-kali sih gak apa-apa tapi kalo tiap hari? bukankah kita terlalu tua untuk itu? membuang-buang waktu.

Beberapa hari ini saya memikirkan ini, setelah saya di undang oleh adik tingkat saya dalam Musyawarah organisasi Mahasiswa. Hari itu harunya ada beberapa senior angkatan saya yang juga hadir, tapi karena mereka berhalangan dan saya sedang lowong maka saya wajib hadir. Saya punya ikatan emosional dengan organisasi ini, saat masih jadi mahasiswa saya ikut mendirikannya di daerah saya, saya tahu bagaimana perjuangannya. Sebagai tanggung jawab maka saya datanglah ke Musyawarah IMAI (Ikatan Mahasiswa Akuntansi Indonesia).

6 jam pelaksanaan Musyawarah, dari sidang pleno 1 sampai sidang pleno 13 saya ikuti. Tugas saya hari itu sepertinya untuk memastikan apakah sidang berjalan dengan benar atau tidak. Duduk bersama Mahasiswa yang rata-rata semester 5, berdebat, menginterupsi, diskusi membuat saya sejenak berpikir…. Tidakkah “Saya terlalu tua untuk ini… “. Di umur dan pengalaman segini harusnya saya bukan lagi ikut musyawarah mahasiswa tapi musyawarah HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesis) atau Musyawarah Partai Politik. 😐

Tapi ada satu kebanggan hari itu, pengurus lama yang akan demisioner adalah adik-adik tingkat saya di kampus, saya ingat siswa-siswa polos yang baru lulus SMA, masuk kampus dengan muka polosnya sebelum kena radiasi tugas, makalah, observasi, skripsi. Mereka hari itu menjadi pribadi-pribadi yang sangat berbeda dengan mereka yang dulu saya Ospek. Mereka bertambah dewasa dan saya bertambah…. Tua. 👴 Tak mengapa sebenarnya, kongres HMI yang sempat heboh kemarin saja menghasilkan ketua PB HMI baru yang berumur 34 tahun, ya walaupun mungkin kakanda itu adalah Mahasiswa S2 atau S3, sepertinya terlalu tua untuk memimpin organisasi mahasiswa. Tapi masa bodohlah dengan umur, yang penting kan jiwanya tetap muda. 😳

Sayangnya saya masih saja memikirkan ini, saya benar-benar merasa terlalu tua untuk beberapa hal. Saya terlalu tua untuk mengeluh soal hidup, saya terlalu tua untuk ngomel-ngomel di social media, terlalu tua untuk berantem dengan teman hanya karena masalah kecil. sulit memang untuk menghilangkan hal-hal itu karena yang dibutuhkan adalah kedewasaan. karena…

Menjadi dewasa tidak semudah menjadi tua

Iklan