Kemacetan dan Harapan

Membahas tentang kemacetan lalu lintas mungkin akan menjadi pembahasan yg membosankan untuk sebagian orang, sudah terlalu banyak solusi dan ide untuk mengatasinya tapi kemacetan masih saja terjadi. Banyak juga yg sudah berdamai dengan keadaan, “macet? Yaudahlah ya.. Mau gimana lagi”. Persoalan kemacetan harusnya menjadi tanggung jawab bersama, khususnya pengguna jalan raya, menyalahkan Pemerintah bukan solusi, menyalahkan Polisi yg mengatur lalu lintas juga gak menyelesaikan masalah, mengeluh tiap hari karena kena macet gak ada gunanya karena you are not stuck in traffic, you are the traffic.

Kemacetan juga membuat kita kurang produktif, telat ke sekolah, telat ke kantor, telat pulang ke rumah dampaknya bisa dimarahin guru, dimarahin atasan, dan juga dimarahi isteri. Untuk DKI Jakarta saja, kemacetan menyebabkan kerugian puluhan triliun karena tersendatnya ekonomi. Kemacetan memang bisa disebabkan beberapa hal, tapi penyebab utamanya adalah karena peningkatan jumlah kendaraan tidak sebanding dengan peningkatan infrastruktur jalan raya yang pembangunanya membutuhkan waktu dan berbagai kendala untuk mengikuti perkembangan jumlah kendaraan yang ada sehingga dapat melayani dengan maksimal.

Dalam upaya menghadapi kemacetan, kita selalu mempunyai harapan bahwa suatu saat kita akan keluar dari masalah ini. Harapan-harapan ini ada di tangan Pemerintah sebagai pembuat kebijakan, Polisi lalu lintas sebagai pelaksana kebijakan, dan masyarakat yang menjalankan kebijakan. 😄

Harapan pada Pemerintah

Pemerintah sebagai pembuat kebijakan diharapkan dapat menganggarkan untuk Infrastruktur jalan raya, selain itu diharapkan ada regulasi-regulasi yang jelas untuk menekan pertumbuhan kendaraan di Ibukota.

Pembuatan jalan baru, pelebaran jalan, dan pembuatan jalan layang
Dengan adanya jalan baru atau dilakukan pelebaran jalan, maka akan menambah kapasitas jumlah kendaraan yang bisa ditampung. Selain itu sebagai kota besar DKI Jakarta membutuhkan banyak jalan layang untuk mengurai kemacetan, akan membutuhkan waktu lama dan anggaran yang banyak. Tapi agar bisa bebas kemacetan di masa depan. Kenapa tidak?

Menaikan pajak untuk kendaraan lama
Salah satu cara mengatasi kemacetan adalah menaikan pajak kendaraan lama, semakin tua sebuah kendaraan maka pajak yang harus dibayar harusnya menjadi lebih tinggi, hal ini juga dilakukan oleh pemerintah Jepang. Semakin tua sebuah kendaraan maka produksi emisinya menjadi lebih tinggi dan berkontribusi lebih besar dalam mengotori lingkungan, hal ini yang menyebabkan nilai pajaknya yang bisa lebih tinggi. Cara ini bisa membuat orang berpikir 2 kali untuk membeli mobil, karena mempunyai mobil bukanlah suatu investasi yang menguntungkan. 😅

Sarana transportasi umum yang memadai
Ini juga salah satu cara untuk mengurangi jumlah kendaraan pribadi di jalan raya, jika transportasi umumnya terjangkau, nyaman, aman, maka orang akan lebih memilih naik kendaraan umum. Selain itu yang perlu diperhatikan adalah ketersediaan kendaraan umumnya, ketika orang-orang mulai menggunakan kendaraan umum, eh masih harus nunggu lama karena udah penuh. 😤

Harapan pada kepolisian

Polisi sebagai pelaksana kebijakan juga mempunyai peran besar dalam mengatasi kemacetan.

Ketegasan
Ada yang bilang jalanan itu kejam, ketegasan dari Polisi sangat diperlukan agar terciptanya keteraturan di jalan raya, ketegasan dari polisi diharapkan membuat pengguna jalan raya sadar akan keselamatannya. Polisi diharapkan tegas pada seluruh pelanggar tanpa melihat pangkat dan golongan.

Sosialisasi
Hal ini mungkin selalu dan terus dilakukan oleh kepolisian, makanya diperlukan cara baru dalam melakukan sosialisasi. Misalkan dengan memilih pelopor-pelopor keselamatan berlalu-lintas dari siswa, mahasiswa, masyarakat, atau dari komunitas motor. Nantinya mereka-mereka inilah yang ikut juga mengsosialisasikan tentang safety drive.

Ramah
Kadang sering kejadian ketika ada pelanggar yang ditilang sering adu mulut dengan polisi, diharapkan polisi menjadi petugas yang ramah, senyum dong. Beberapa oknum polisi seringΒ  menunjukan kearoganannya, sehingga yang ada masyarakat malah takut sama polisi, padahal tugas mereka kan melindungi dan mengalami masyarakat. πŸ™‚

Harapan pada pengguna jalan raya

Pengguna jalan raya juga berperan penting agar terciptanya keteraturan, keamanan di jalan raya.

Wajib jadi butuh
Pola pikir pengendara harus diubah bahwa sesuatu yang menjadi kewajiban harusnya merupakan kebutuhan, seperti halnya memakai Helm, yang selama ini dianggap wajib diubah menjadi kebutuhan karena helm dibutuhkan untuk melindungi kepala kita ketika ada benturan, dan beberapa aturan lainnya yang harusnya jadi kebutuhan. 😄

Memecahkan masalah kemacetan tentunya membutuhkan waktu yang lama, makin membutuhkan infrastruktur yang memadai, dibutuhkan pemahaman pada pengguna jalan raya tentang pentingnya aturan, dan dibutuhkan kesabaran untuk polisi ketika mengatur lalu lintas. Menunggu itu terlaksana, kita hanya perlu berdamai dengan keadaan, mending terjebak kemacetan daripada terjebak masa lalu. 🙈

Posted from WordPress for Android

Iklan