Belum mampu

40 sec read

image
via twitter @arman_dhani

Kemarin adalah peringatan 11 tahun meninggalnya Almarhum Munir. 11 tahun lalu dia dibunuh dan aktor utamanya belum di adili sampai sekarang, bahkan seorang pelaku lapangannya  sekarang sudah bebas berkeliaran karena diberikan remisi oleh pemerintah. Munir dibunuh karena membela HAM.
Seperti biasanya memperingati tokoh-tokoh luar biasa, saya selalu memposting tweet/status tentang mereka, sampai tadi pagi saya melihat gambar komik Doraemon di atas yang kata-katanya sudah diganti. Saya sedih. Saya termasuk orang yang terjebak dengan kejayaan masa lalu dan hanya memperingatinya tiap tahun tanpa mampu menjadi seperti mereka.
Saya belum mampu menjadi kritis seperti seorang Soe Hok Gie karena merasa ilmu saya masih kurang.
Saya belum mampu seperti Ahmad Wahib yang bisa berpikir bebas tentang islam, karena sholat 5 waktu saja sering lalai, saya belum mampu bicara agama.
Saya belum mampu seperti orang-orang yang melakukan Aksi Kamisan untuk memperjuangkan keadilan anak-anak, saudara mereka yang hilang di tahun 1998 karena diculik, memperjuangkan cinta saja saya sering menyerah.
Saya belum mampu menjadi Munir yang memperjuangkan HAM, tetangga yang kelaparan saja, saya tidak mau tahu.
Hmm.. Waktunya introspeksi diri.
Posted from WordPress for Android

Tak Kuhadiri Reuni, Sebab Aku Jomlo

Grup Whatsapp Alumni. Ini semua gara-gara grup whatsapp. Hebat betul media sosial yang satu ini mempengaruhi bahkan mengubah hidup manusia. Bayangkan saja, teman sekolah,...
erickparamata
4 min read

TAK ADA AHOK DI SURAT SUARA

Pagi ini hari yang Indah, karena libur. Hari ini juga hari penghabisan semua kebisingan Pilkada, hari ini adalah puncaknya. Saya sangat bersemangat. Sejak pukul...
erickparamata
38 sec read

22 Replies to “Belum mampu”

  1. Yah, postingannya bikin gue merenung sejenak. Gue juga gak bakalan bisa jadi kayak mereka, gue cuma bisa jadi diri sendiri dan melakukan yang terbaik yang gue bisa. Azek. Wkwk

  2. Kadang mau kebanyakan ngomong takutnya sesat ya Rik… mau ikutan berjuang kayak mereka emang ilmunya belum nyampe banget..
    Gue malah nggak tau lagi kabar aksi kamisan masih tetep jalan apa enggak..
    Untuk bisa sehebat mereka, minimal lo bisa nulis pemikiran2 lo di blog ini dulu aja kali Rik.. tapi pastikan sumber datanya valid bukan dari media abal2 hehe

  3. ya begitulah…. miris memang. dulu, pelanggaran ham meraja lela. sekali ada pejuang ham, malah dibunuh dan pelakunya masih belum jelas. benar2 harus intropeksi diri. bahkan sering banget gue nggak peduli sama orang lain….

  4. Sudah banyak aktivis yang kabar akhirnya tidak mengenakkan, padahal keberadaan mereka yang bisa membuka mata orang awam untuk ikut serta aktif dalam kegiatan HAM, sungguh aneh semua ini, orang yang mau menegakkan HAM malah di bunuh, di culik. Adapun tersangka juga masih sangat menikmati hukumannya. aneh aneh dan aneh..
    ikuti semangat mereka, kita kenang mereka yang sangat berani melawan ketidak adilan. merdeka 🙂

  5. yup, kebanyakan kayaknya hanya mengenang kejayaan tempo dulu dimana banyak orang-orang hebat yang melakukan sesuatu untuk membela msyarakatnya sendiri. Yang jaman sekarang hanya bisa memperingati aja, kalaupun ada yang mau beraksi pasti ujung-ujungnya anarkis. Malah sama sekali tidk sejalan sama apa yang di perjuangkan.

  6. Hmm… iya nih, kita semua wajib introsperksi diri kita masing2… semoga kita bisa membawa perubahan bagi bangsa dan juga negara ini, kita juga harus berjuang dan menggapai impian serta harapan kita… dan tentunya kita pasti bisa melakukannya, jangan sia2kan para pejuang yg telah rela mati2an membela bangsa ini, merdeka!!!

  7. Baru belajar tentang HAM dan Munir ini salah satu aktivis HAM yang ditakuti sama pemerintah, kabarnya dia sempet pingin dibunuh, ditabrak masih banyak lagi cara supaya Munir bisa meninggal. Eh kalo gak salah dia diracun di peswat dan tersangkanya itu pilot pesawatnya sendiri kan itu kasus waktu aku masih umur 6 tahun
    Ya, semoga kita bisa instropeksi lewat kasus diatas dan bisa membuat bangsa ini lebih baik *sok bijak ceritanya*

    1. Iya pelaku lapangannya si mantan pilot itu, tapi masih dicari pelaku utamanya (sebenarnya orang-orang tau siapa dia). Dia yg bertanggung jawab atas pembunuhan Munir… 😤

  8. Ngomongin ini, gue sesaat jadi mengingat masa jaya pernyataan ini. Pengen punya pendapat hebat yang mengguncang dunia untuk dalam sebuah ucapan kek mereka.
    Gue sendiri, ngerasa jadi pemeringat aja, karena mau jadi seperti itu, tak gampang…

  9. Itu komik Doraemon trnyata bsa berubah jd serius gitu yak.. Terutama Nobitanya yg jd keliatan lebih pinter drpada Doraemon. Hmm..
    Sangat di sayangkan jg ya, pejuang HAM sprti Munir malah dibunuh.. Pelakunya blm ketauan pula-_- Emg sih, kita gak boleh terjebak oleh kenangan di masa lalu dan impian akan masa depan.. Seharusnya ikut bertindak jg sprti mrka.. Tapi… Ya apadaya.. Aku msh tak mampu :’)

  10. semoga seiring waktu kita bisa menjadi lebih baik dan mampu membawa manfaat bagi orang lain, setidaknya bagi keluarga kita
    baidewei itu komennya si nobita makjleb banget yak 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.