Sudahkah kita menjadi Indonesia Hebat?

“Ada orang yang skeptis bisa mengubah Indonesia. Ada yang optimis. Banyak pemuda yang selalu mempertanyakan kemajuan bangsanya. Padahal, semua sejarah menyatakan bahwa perubahan dibawa oleh pemudanya.
(Pandji Pragiwaksono – Berani Mengubah)

Hari ini banyak yang pesimis melihat Indonesia, berita-berita di Koran, TV, dan media online masih gencar mengangkat Tema tentang korupsi, kemiskinan, kesenjangan sosial yang begitu jauh dan berita-berita negatif lainnya. Hingga banyak yang mempertanyakan “Bisakah kita menjadi
Indonesia Hebat?”

Akibat dari informasi-informasi negatif yang diterima kita banyak yang menjadi pesimis dengan Indonesia sehingga kita lupa berbuat untuk Indonesia, Kita lupa untuk ikut berperan membangun bangsa.

โ€œAda dua jenis pemuda di dunia. Mereka yang menuntut perubahan dan menciptakan perubahan.โ€- Pandji Pragiwaksono

Ketika pemuda-pemuda lain hanya bisa pesimis dan menuntut untuk perubahan Indonesia, pemuda-pemuda lainnya memilih menciptakan perubahan dan menunjukan pada dunia bahwa Indonesia Hebat!.

Hibar Syahrul Gafur, Siswa SMPN 1 Kota Bogor ini sukses meraih medali emas dalam kompetisi International Exhibition of Young Investor (IEYI) yang dilaksanakan di Malaysia dengan karya ciptaannya sepatu listrik anti pelecehan seksual. Dia memperlihatkan bahwa Indonesia Hebat!.

Mereka adalah anak bangsa yang mengikuti dalam ajang International Conference of Young Scientists (ICYS) 2013 yang diselenggarakan pada 15-22 April 2013 di Sanur, Denpasar, Bali. Pada ajang bergengsi untuk ilmuwan muda tersebut, Indonesia berhasil meraih lima medali yang terdiri dari dua medali emas, satu perak dan dua perunggu, serta tiga Special Awards.
Melody Grace Natalie (Stella Duce I Yogyakarta) berhasil meraih medali emas dalam kategori Life Science dengan penelitiannya yang berjudul Potential of Squid Eye Lenses as UV Absorber. Karya ilmiah yang diusungnya ini mengenai pemanfaatan mata cumi-cumi untuk melindungi kulit dari bahaya sinar ultraviolet. Sedangkan, Mariska Grace (SMAK Cita Hati) yang sama-sama meraih medali emas berhasil menjadi pemenang dalam kategori Environmental Science melalui penelitiannya yang berjudul A Novel Approach in Using Peanut Shella to Eliminate Copper Content in Water, dengan memanfaatkan kulit kacang untuk mengurangi kadar ion tembaga di dalam air. Mereka juga menunjukan bahwa
Indonesia Hebat!.

Wisnu, pelajar SMA Taruna Nusantara, Magelang, Jawa Tengah, mampu mencuri perhatian dunia internasional sebagai penemu muda. Temuannya adalah detektor telur busuk yang dilengkapi sensor. Wisnu membuat senter yang dilengkapi sensor cahaya dan kalibrator. Bila cahaya tembus, maka akan menyala lampu hijau. Bila gelap, lampu akan menyala merah dan berbunyi. Wisnu adalah peserta penemu muda terbaik di antara 64 prototipe dari 13 negara yang ikut dalam ajang ini. Ia mendapatkan medali emas dan piala The Best Innovation, sebagai penghargaan tertinggi di acara tersebut. Dengan karyanya ini kita bisa menjadi Indonesia Hebat!.

Bra penampung ASI karya Devika Asmi Pandanwangi mengharumkan nama Indonesia di ajang penemu muda internasional di Malaysia. Devika memenangkan medali perak atas temuannya dan juga menyabet Special Award dalam kategori Technology for Special Needs. Ia berencana akan terus mengembangkan temuannya untuk membantu ibu-ibu menyusui. Mengharumkan nama indonesia di ajang internasional untuk Indonesia Hebat!.

Kita punya banyak sekali Pemuda-pemudi berprestasi di Indonesia dan kita juga punya banyak Pemuda-pemudi penggerutu yang menuntut perubahan. Pilihan ada ditangan kita para pemuda untuk menjadikan Indonesia Hebat atau menjadikan Indonesia Hancur. Karena Pemuda adalah Harapan-harapan masa depan bangsa, Pemuda adalah calon-calon pemimpin Indonesia.

Bila kita melihat ke masa lalu, banyak sekali pemimpin-pemimpin muda yang membuat gebrakan yang membawa perubahan untuk negaranya, tidak perlu kita jauh-jauh melihat John .F. Kennedy atau Barack Obama di Amerika sana yang memimpin dalam usia yang relative muda. Bukankah negara tercinta kita ini bisa merdeka juga dikarenakan gerakan para pemuda? Kita tidak akan pernah lupa dengan Bung Karno, Bung Hatta, Bung Tomo, dr. Wahidin Sudirohusodo, dr. Suciptoserta, pahlawan-pahlawan lain. Mereka berjuang untuk Indonesia ketika usia mereka masih muda, dengan ide-ide yang cemerlang dan keinginan untuk membawa perubahan yang lebih baik untuk negara ini. Sedemikian besar potensi kaum muda.

Berjuang menjadikan Indonesia Hebat memang gak harus menciptakan penemuan-penemuan baru seperti pemuda-pemudi di atas, berjuang bisa bisa dengan berbagai cara. Sekarang pilih Perjuanganmu untuk menjadikan Indonesia Hebat!. ๐Ÿ™‚

Jadi ketika ada pertanyaan “Sudahkan kita menjadi Indonesia Hebat?” Jawabannya adalah SUDAH!. Kita sudah menjadi Indonesia Hebat dan akan terus menjadi Indonesia Hebat asalkan para Pemudanya tetap optimis dan tetap berkarya. ๐Ÿ™‚

Iklan