Sebuah Perjalanan

Jarum jam masih menunjukan pukul 4.30, ya itu terlalu pagi bagi gue untuk beranjak dari Kasur, yaaa itu adalah nama untuk Tempat tidur gue, terserah kalian mau kasih namain tempat tidur kalian dengan nama apa yg pasti gue namain tempat tidur gue dengan nama kasur!.

Masih sepagi itu rumah diwarnai dengan teriakan-teriakan kepanikan, yaa teriakan itu dari Adik sepupu gue yg Cewe. Hari ini dia mulai mengkuti OSPEK (Orientasi Pengenalan Kampus). Dia sedang sibuk menyiapkan atribut yg akan dipakai OSPEK. Adik sepupu gue ini baru aja lulus SMA dan sekarang dia melanjutkan kuliah di kampus yg sama dengan gue, Fakultas yg sama yaitu Fakultas Ekonomi dan Bisnis, tetapi jurusan yg berbeda dengan gue. dia Mengambil Jurusan Pendidikan Ekonomi sedangkan Gue jurusan Akuntansi.

Awalnya gue heran kenapa dia mengambil jurusan itu, padahal dia Lulusan SMK jurusan akuntansi, tapi setelah gue tanya dia bilang pengen jadi guru. Ya sudahlahhh… padahal kalo dia Ambil jurusan akuntansi kan gue bisa bantu kalo dia bermasalah dengan dosen, di Akuntansi Dosen mana sihh yg gak kenal sama gue, secara gue Mahasiswa kesayangan mereka #Halah (dan karena itu gue berpikir, mungkin gara2 gue disayang sama dosen makanya gue gak dibiarin wisuda saking terlalu sayangnya mereka) #pfftt

Melihat kesibukan adik sepupu gue mempersiapkan atribut OSPEK, gue jadi jadi inget masa-masa gue ikut OSPEK, apalagi saat malamnya adik gue ini muter lagu HYMNE Fakultas. Gue selalu senyum2 Sendiri mengingat masa-masa OSPEK dulu. Gimana gue digundulin (OSPEK di kampus gue MABA cowo rambutnya harus digundulin), Dibentak-bentak sama senior, disuruh ini, disuruh itu pokoknya ngelakuin hal2 yg konyol. haha..

OSPEK angkatan gue bisa dibilang keras, para senior gak hanya Membentak tapi kadang mereka juga main Fisik. kekerasan fisik saat OSPEK dulu memang masih membudaya di Kampus gue, seakan itu adalah Lingkaran yg gak pernah putus. tapi kemudian pada 2012 konsep OSPEK diubah menjadi lebih ke Pembinaan karakter.

Hari pertama gue ikut PRA OSPEK gue deg-degan udah kek mo nembak cewek #tsaahh, waktu itu abis dari Gedung Kemahasiswaan buat ngambil Almamater dan Buku panduan Akademik gue langsung dibawa sama senior Fakultas. Gue udah kek pengen kencing di bawah pohon (karena kencing dicelana udah terlalu mainstream) apalagi melihat senior yg bawa gue ke fakultas rambutnya gondrong, matanya 1, kakinya 3, tangannya ada 7 #WuiihhhSereemmm

Belom masuk di pintu Sekretariat Senat Mahasiswa gue udah dibentak2, merinding gue, teriakan mereka keras banget. seakan2 gue mau ditelan hidup2. tapi ketakutan itu agak berkurang saat gue masuk ke Sekretariat Himpunan Mahasiswa Jurusan Akuntansi yg beberapa tahun kemudian itu akan menjadi Kantor gue. πŸ™‚

Yang bikin gue agak tenang karena Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Akuntansi saat itu cewek berjilbab panjang yang selalu senyum, tapi tetep aja gue agak deg-degan karena Pengurus HMJ Akuntansi yg lain mukanya nyeremin dan sering membentak. tapi ada satu senior Cowo yg jarang membentak dia malah memberikan nasehat2 dan mengenalkan kehidupan kampus ke kami para MABA. senior itu gue biasa panggil diaΒ Kak Iyan, skrng dia udah wisuda dan udah kerja. Gue sering Ngobrol banyak sama dia setelah OSPEK baik itu tentang organisasi dan hal2 lain, Senior gue yg satu ini orangnya baik dan sangat berkharisma, jadi gak heran banyak yg mengagumi dia. and You Know??? 2 tahun setelah perkenalan di OSPEK, Kak Iyan terpilih Menjadi Ketua Umum HMJ Akuntansi, dan 3 tahun setelah perkenalan OSPEK itu Gue yg terpilih menjadi Ketua Umum HMJ Akuntansi Menggantikan Kak Iyan. Yeaahh amazingg :”)

Amanah yg Harus Dijalankan

Saat awal masuk kampus dan menjadi mahasiswa gak pernah sedikitpun terlintas pikiran untuk berorganisasi apalagi menjadi Ketua Umum dari Salah satu Organisasi kampus. dari semester 1 gue udah bergaul dengan para senior yg Aktivis. dari sering ngobrol ttg Organisasi akhirnya gue tertarik untuk Berorganisasi. Lo tau gak organisasi pertama gue di kampus… gue gabung dengan Lembaga Dakwah Kampus. hahaha…. lucu emang karena nilai agama gue di sekolah aja cuma 7 -_-“

Gabung dengan Lembaga Dakwah Kampus cuma bertahan satu semester, setelah itu gue mengIkuti LDK (Latihan Dasar Kepemimpinan) yg kemudian semester berikutnya Gue menjadi Pengurus Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS). setelah habis masa kepengurusan selama setahun, gue Ikut LATIHAN KADER 1 Himpunan Mahasiswa Islam (HmI), Sebulan kemudian gue dicalonkan untuk maju Sebagai Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Akuntansi.

Saat Pemilihan ada 2 Calon, yaitu gue dan salah seorang teman cewe. Yaaa saingan gue untuk Menjadi Ketua Umum HMJ Akuntansi adalah seorang Cewe, Maluu dong kalo sampe Kalah! hahaha ya enggaklah. Gue beruntung waktu itu karena mendapat dukungan dari senior-senior. dan Hasilnya….. ya gue menang. perbedaan suara saat itu sangat tipisssss, bayangin bedanya cuma 15 suara. Haha…

Ya seperti pemilu di negara kita ini, Tim yg kalah pasti gak akan terima. Tim gue waktu dianggap curang oleh tim Lawan. karena menurut mereka gue menggelembungkan suara dan Mahasiswa akuntansi banyak yg gak mendukung gue jadi Ketua Umum. yaa kalo gitu kenapa gue bisa menang ya dan suara yg gue dapat lebih dari dia. haha.. :p

setelah dilaporkan ke Pembantu Dekan 3 Fakultas, gue gak terbukti Curang. dan gue ditetapkan Jadi ketua Umum HMJ Akuntansi untuk periode 2011-2012. Tapi yaaa namanya juga Manusia gak ada yg pernah puas. Malemnya tim yg kalah pada nyinyir di Facebook, ngomongin gue menang karena curanglah, apalah.. ya gak langsung ngirim ke wall facebook sih. tapi kan gue bisa lihat di TimeLine facebook -_-

tapi akhirnya semua berakhir dengan damai, gue rangkul tim yg kalah untuk menjadi pengurus dan Bahkan Rival gue saat Pemilihan gue jadiin Sekretaris Umum, karena menurut gue Program2 yg dia tawarkan saat Debat kandidat juga bagus, kenapa gak digabungin dengan program2 gue. :”)

edit 2

SK Pengangkatan Pengurus HMJ Akuntansi Periode 2011-2012

SK Pengangkatan Pengurus HMJ Akuntansi Periode 2011-2012 (maaf agak burem, soalnya fotonya pas malam -___-“)

Keputusan yg Sulit

Saat itu OSPEK 2011, gue dihadapkan dengan keputusan yg Cukup sulit, dengan budaya Kekerasan yg masih membudaya di kampus, apakah gue bisa mengubah konsep itu di Jurusan Akuntansi. waktu itu sangat sulit gue akuin, karena gue masih mendapat desakan dari senior-senior gue yg masih di kampus bahkan yg udah lulus agar tetap mengikuti Budaya yg sudah turun temurun dilakukan.

hingga akhirnya gue tetap melakukan Budaya yg sudah turun temurun dilakukan. yaa akan ada 1 tradisi dimana senior menampar junior untuk memperkuat mental dan sebagai wujud kecintaan mereka terhadap jurusan mereka harus siap menerima itu.

Dan mungkin dari setiap periode kepengurusan yg melakukan tradisi itu, Kepengurusan gue yg paling apess -_- , besoknya ospek hari ke 7 pagi hari dtang beberapa orang tua mahasiswa baru yg komplain ke dekan dtang sambil marah2, karena anaknya saat pulang OSPEK kemarin, telinga kanannya berdarah dan setelah diperiksakan ke dokter telinganya hampir tuli. yang bikin gue AGAK SHOCK ternyata salah satu orang tua mahasiswa yg komplain itu adalah orang tua dari Salah satu Mahasiswa baru Akuntansi. (-,,-) Mahasiswa baru itu cowo. yg gue heran kok Maba cewe gak kenapa2, malah Maba cowo yg sakit trus melapor ke orang tuanya. Pikiran awal gue pasti tu anak BANCI!!

setelah itu gue dan beberapa Ketua Umum Himpunan mahasiswa jurusan serta ketua senat mahasiswa fakultas datang ke ruangan dekan untuk klarifikasi. gue sih santai-santai aja, walaupun sedikit deg-degan, kalo2 ternyata orang tua mahasiswa yg melapor ini pekerjaannya teroris kan bisa di BOM rumah gue -_-

saat diruangan dekan kami dari ketua-ketua umum HMJ, Ketua senat mahasiswa fakultas serta Ketua BEM Universitas mencoba untuk memberikan klarifikasi. tapi kemudian kami mendapat kode dari Dekan fakultas untuk Diam saja. sementara itu orang tua mahasiswa baru tetap meluapkan komplainnya dihadapan dekan.

tidak berapa lama kami pengurus ormawa disuruh keluar ruangan, dan pak dekan akan rapat dengan mahasiswa 1 jam lagi. saat itu yg dalam pikiran gue adalah “kira-kira bagaimana reaksi pengurus lain mendengar kabar ini?”. Β gak lama gue SMS teman2 pengurus untuk rapat dadakan. dalam rapat gue sampaikan ini. dan lo tau apa reaksi mereka?? MEREKA MENYALAHKAN GUE!! ya gue sih terima2 aja, karena itu emang tanggung jawab gue sebagai Ketua Umum. selama 30 menit gue merasa dihakimi oleh teman2. rata2 menyalahkan gue, bahkan beberapa teman pengurus ada yg sampai menangis baik cewe maupun cowo karena mereka takut akan di DROP OUT dari kampus. gue coba nenangin mereka, gue bilang siap bertanggung jawab, dan meminta teman2 untuk tidak khawatir, karena keputusannya akan dirapatkan dengan dekan nanti.

30 menit kemudian mulailah rapat dengan dekan, rapat itu gak lama tapi secara garis besar dekan menyampaikan urusan dengan orang tua mahasiswa yg komplain tadi sudah diatasi (betapa leganya gue saat itu) kami hanya diminta untuk menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan itu, karena memang OSPEK masih menyisakan 3 hari lagi. yg dapat sanksi saat itu hanya Senat mahasiswa fakultas, Mobil operasional yg dijanjikan akhirnya ditunda pengadaannya sampai dengan tahun depan. πŸ˜€

setelah itu karena kita hanya diminta menandatangani surat pernyataan, gak ada sanksi DROP OUT yg didapatkan, hati teman2 pun lega.. Hahahaha…

karena banyaknya permasalahan dan komplain dari orang tua mahasiswa baru, akhirnya di OSPEK 2012, sistem kekerasan dihapuskan, sanksi bagi yg melakukan kekerasan juga makin tegas. OSPEK 2012 kebetulan gue tetap menjabat sebagai ketua Umum. itu karena masa kepengurusan gue yg awalnya cuma setahun karena kebijakan Rektor dalam pengelolaan Organisasi mahasiswa, kepengurusan gue diperpanjang menjadi satu setengah tahun.

Sekarang gue gak aktif lagi di kehidupan Politik Kampus karena menurut gue perlu lah regenerasi, masa kita2 angkatan tua mulu yg berkecimpung di Organisasi Intra Kampus, sudah waktunya memberi kesempatan kepada adik2 yg lain.

walaupun Gue gak aktif lagi di Organisasi Intra Kampus, gue masih aktif di IKATAN MAHASISWA AKUNTANSI INDONESIA (IMAI),Β yahh ceritanya bisa lebih panjang lagi kalo gue tulis disini. perjuangan gue untuk organisasi ini beratt bangettt. haha.. πŸ˜€

mungkin itu aja dulu yg bisa gue share, cerita ini bukanlah Kisah Sukses tapi bagian dari pengalaman hidup. gue nulis di Blog biar Gak Lupa Aja kalo gue pernah Melewati masa2 menjadi Aktivis Kampus. πŸ˜€

Iklan