Tak Bisa Melihat Cahaya-cahaya Itu

Lampu Botol

Sesaat setelah Bedug pertanda Buka Puasa, Cahaya-cahaya itu Mulai dinyalakan. Yaa tepat di 3 malam Terakhir Ramadhan Tradisi yg sudah ada sejak abad ke-15 dimulai. Tumbilotohe berasal dari bahasa Gorontalo, yaitu Tumbilo berarti pasang, dan Tohe berarti lampu. Tumbilotohe diartikan sebagai acara Pasang Lampu. Kemeriahan tradisi ini berlangsung sejak Maghrib hingga Subuh.

Tumbilotohe adalah Pertanda Berakhirnya Bulan suci ramadhanย dan datangnya idul fitri. Tumbilotohe sudah dijadikan festival tahunan dan dilombakan antar Kelurahan/kecamatan. Tiap daerah berlomba-lomba menghiasi Lingkungannya dengan Lampu Minyak. Semua orang Bersenang-senang di Malam Tumbilotohe (kecuali Para Jom*lo tentunya, karena gak punya Teman buat Jalan).

Dan dimalam yg harusnya semua orang bersenang-senang, gue masih di kamar, sendiri, terbaring, lemas, terpuruk, tersakiti #Tsahhh. :’D gue bener2 KNOCK OUT di malam ini. Seperti habis di pukul oleh MIKE TYSON gue terkapar di atas Tempat tidur. Gak banyak yg bisa dilakuin kecuali mainin HP dan perasaan #uhuk.

Tahun ini gue kembali terbaring Sakit di atas Tempat tidur, Badan gue dari Pagi mulai Panas, gue demam, badan sakit smua, hidung tersumbat, sempat terlintas ide untuk menghubungi tukang sedot WC buat mengatasi Hidung yg tersumbat tapi niat itu gue urungkan karena ini Hari Libur.

Karena keadaan ini gue jadi gak bisa Melihat Cahaya-cahaya Lampu Minyak yang akan menerangi tiap sudut Kota Malam ini. Seperti tak ditakdirkan melihat lagi cahaya-cahaya itu, tahun kemaren gue juga terbaring sakit. Apeesss memang!!. Tapi disisi lain gue juga bersyukur karena Malam Tumbilotohe selain malam pertanda berakhirnya bulan suci ramadhan di gorontalo adalah malam yg bisa membuat mata para Jom*lo sakiiiittttttt, melihat pasangan muda-mudi bergandengan dimanapun mata memandang.

Malam Tumbilotohe juga malam yg romantis buat ngajak Pacar/gebetan jalan-jalan. Karena lo bisa melihat cahaya-cahaya dari lampu minyak yg Banyaakk tersusun rapi, baik itu di sawah, lapangan, jembatan, depan masjid dan di depan rumah2 warga.

Dalam ruangan kamar gue cuma bisa nulis postingan ini dan memantau Timeline Twitter. melihat teman2 MengUpload Foto2 Mereka di malam ini. ย Tahun ini memang tahun yg mungkin kurang menyenangkan, Tahun ini akhirnya gue harus Menunda Wisuda lagi. ๐Ÿ™‚ Bukan karena gue gak mau wisuda, tapi karena ada satu hal yg sangat pribadi jadi gue gak bisa ceritain di Blog ini. yahhh semoga saja idul fitri tahun ini membawa pencerahan bagi gue. Amiinn… ๐Ÿ™‚

Tumbilotohe-02Tumbilotohe-03 Tumbilotohe-04 TUmbilotohe-05 Tumbilotohe-06 Tumbilotohe-07 Tumbilotohe-08 Tumbilotohe-09 Screen_20130804_211328 Screen_20130804_211411 Screen_20130804_211445 Screen_20130804_211541

Iklan

17 thoughts on “Tak Bisa Melihat Cahaya-cahaya Itu

  1. Semoga bisa menjemput wisudanya secepatnya ya ๐Ÿ™‚

    itu, namanya lucu banget ๐Ÿ˜€
    dari bahasa mana? Waah, orang jauuuh neh, lam kenal eaa :p
    sabar aja kak, setiap kejadian tuh ada hikmahnya. Semoga cepet sembuh ya, biar bisa liat aku lagi (nur .red) ๐Ÿ˜€

Abis baca-baca gak mau komentar dulu nih? Sinilah.. diskusi kita. :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s